Tuesday, March 1, 2011
SIDANG PERCERAIAN
Seorang hakim bingung memutuskan kasus cekcok rumah tangga yg mengakibatkan perceraian.
HAKIM: Kenapa anda memutuskan untuk bercerai dengan istri anda?,tanya hakim kepada suami yg mau menceraikan istrinya.
SUAMI:"Dia tidak pernah memuaskan saya di ranjang,pak hakim!",jawab suami polos.
ISTRI:"bohooong!!... pak Hakim, orang semua tetangga pada bilang kalau mereka semua puas kog!!!!
SUAMI:.......!!!!!......?????
Sumber
Mengenai tidur
Tidur dengan wanita cantik : Bangga 1/2 mati.
Tidur dengan PSK : Mahal 1/2 mati.
Tidur dengan wanita jelek : Stress 1/2 mati.
Tidur dengan wanita hyper : capek 1/2 mati.
Tidur dengan pacar : Nafsu 1/2 mati.
Tidur dengan istri : Mending pura-pura mati.
Tidur dengan istri orang : Nafsu nggak mati-mati.
Tidur dengan istri tentara : Sudah pasti mati.
Tidur dengan PSK : Mahal 1/2 mati.
Tidur dengan wanita jelek : Stress 1/2 mati.
Tidur dengan wanita hyper : capek 1/2 mati.
Tidur dengan pacar : Nafsu 1/2 mati.
Tidur dengan istri : Mending pura-pura mati.
Tidur dengan istri orang : Nafsu nggak mati-mati.
Tidur dengan istri tentara : Sudah pasti mati.
NURDIN
Empat Tokoh Olahraga, George , Nirwan , Nurdin , Arifin , sedang dalam perjalanan di pesawat terbang.
Ditengah perjalanan George berkata, “saya akan buat 1 orang Indonesia Bahagia!” Dan ia melempar 1 lembar uang Rp. 100 ribuan keluar pesawat terbang.
...Tak berapa lama Nirwan berkata, “saya akan buat 5 orang bahagia!” Sambil melempar 5 lembar uang Rp. 100 ribuan keluar
Tak mau kalah Nurdin jg berkata, “saya akan buat 500 orang bahagia!” Lantas ia melempar 500 lembar uang Rp. 100 ribuan keluar pesawat.
Setelah berapa lama kemudian Arifin berdiri dan berkata, “Saya akan membuat SELURUH rakyat Indonesia bahagia!!” Dan Arifin pun MELEMPAR NURDIN DARI PESAWAT.....
Sumber
Ditengah perjalanan George berkata, “saya akan buat 1 orang Indonesia Bahagia!” Dan ia melempar 1 lembar uang Rp. 100 ribuan keluar pesawat terbang.
...Tak berapa lama Nirwan berkata, “saya akan buat 5 orang bahagia!” Sambil melempar 5 lembar uang Rp. 100 ribuan keluar
Tak mau kalah Nurdin jg berkata, “saya akan buat 500 orang bahagia!” Lantas ia melempar 500 lembar uang Rp. 100 ribuan keluar pesawat.
Setelah berapa lama kemudian Arifin berdiri dan berkata, “Saya akan membuat SELURUH rakyat Indonesia bahagia!!” Dan Arifin pun MELEMPAR NURDIN DARI PESAWAT.....
Sumber
MUSIM HUJAN
Nagaor seorang siswa yang sangat malas ke sekolah.
Ketika Nagaor datang, langsung dihadang oleh gurunya sembari bertanya.
...GURU : Nagaor....!!! kenapa kamu tidak pernah datang ke sekolah satu minggu terakhir ini?
NAGAOR : saya tidak datang karena hujan, Bu.
GURU : Kalau hujan tidak berhenti selama satu bulan, apa artinya itu, gaor????
NAGAOR : itu artinya BANJIR, Bu....!!!!!
Sumber
Ketika Nagaor datang, langsung dihadang oleh gurunya sembari bertanya.
...GURU : Nagaor....!!! kenapa kamu tidak pernah datang ke sekolah satu minggu terakhir ini?
NAGAOR : saya tidak datang karena hujan, Bu.
GURU : Kalau hujan tidak berhenti selama satu bulan, apa artinya itu, gaor????
NAGAOR : itu artinya BANJIR, Bu....!!!!!
Sumber
Supir bus
AdA Anak SD lg naik bis, dia duduk di sblh sopir, Sepanjang jalan dia ngmong
sendiri..
..."Kalau bapak aku gajah, mamak aku gajah berarti aku ini gajah keciL !!"
"Kalau bpak aku kucing, mamak aku kucing berarti aku ini kucing keciL.!!!
Sopir yg pusing dgn suara anak kecil td.
lgsg brtanya
"Kalau bpak kau Banci, mamak kau bodat kau apa??"
Dgn tegas anak kecil itu ngom0ng.
"AKU SOPIR BIS!"
Sopir : nah mw kena jitak kao yah
turun!!!!
Sumber
sendiri..
..."Kalau bapak aku gajah, mamak aku gajah berarti aku ini gajah keciL !!"
"Kalau bpak aku kucing, mamak aku kucing berarti aku ini kucing keciL.!!!
Sopir yg pusing dgn suara anak kecil td.
lgsg brtanya
"Kalau bpak kau Banci, mamak kau bodat kau apa??"
Dgn tegas anak kecil itu ngom0ng.
"AKU SOPIR BIS!"
Sopir : nah mw kena jitak kao yah
turun!!!!
Sumber
Orang Jawa VS Orang Batak
Pemeran 1 : Borlang /Orang Batak
Borlang adalah nenek penjual buah yang sudah lama dipajak sore. Mengenai asal-usul nenek dari sebuah kampung yang Bahasa Indonesia tak pernah sampai kesana. Nenek terjun ke propesi penjual buah karena kebutuhan susah nya mata pencaharian dikampungnya.
Pemeran 2 : Trenggono /Orang Jawa
Trenggono adalah orang jawa asli yang bahasa masih medok, bahasa jawanya masih kental
Suatu ketika lagi rame-ramenya pengunjung adalah seorang pembeli yang kebetulan orang jawa, kita sebutkan saja namanya trenggono. Trenggono lihat-lihat buah, pilih-pilih buah mana yang dia ingin beli. Kebetulan Trenggono melihat pepaya dan dia sangat tertarik dan ingin berniat ingin membeli nya.
Beginilah proses saat ingin membeli pepaya :
Trenggono : nek...oh nek...piro siji kates e? tangan trenggono sambil memegang pepayanya
Borlang : aha nimmu (apa katamu) ? sambil agak emosi
Trenggono : iki lo...aku arep tekon , piro siji kates e? (ini lo, aku mau nanya , berapa satu pepaya nya ?)
Borlang : oh....aha nimmu ...dok jo sahali nai, asa hutallik ho ? ( apa kau bilang ? biar kubacok kau ) sambil emosi
Trenggono : Terkejut...lo...nopo to mbah...?
Borlang : Naso dibereng matam do, bereng ma...didok ho pir dope? ( nenek marah sambil menusukkan jari nya ke pepaya itu, ingin menunjukkan bahwa pepaya sudah masak.
Akhirnya orang jawa tersebut tidak jadi membeli pepaya itu, karena salah pengertian si nenek Borlang.
Nb : Pir dalam bahasa batak artinya Keras, belum matang
Borlang adalah nenek penjual buah yang sudah lama dipajak sore. Mengenai asal-usul nenek dari sebuah kampung yang Bahasa Indonesia tak pernah sampai kesana. Nenek terjun ke propesi penjual buah karena kebutuhan susah nya mata pencaharian dikampungnya.
Pemeran 2 : Trenggono /Orang Jawa
Trenggono adalah orang jawa asli yang bahasa masih medok, bahasa jawanya masih kental
Suatu ketika lagi rame-ramenya pengunjung adalah seorang pembeli yang kebetulan orang jawa, kita sebutkan saja namanya trenggono. Trenggono lihat-lihat buah, pilih-pilih buah mana yang dia ingin beli. Kebetulan Trenggono melihat pepaya dan dia sangat tertarik dan ingin berniat ingin membeli nya.
Beginilah proses saat ingin membeli pepaya :
Trenggono : nek...oh nek...piro siji kates e? tangan trenggono sambil memegang pepayanya
Borlang : aha nimmu (apa katamu) ? sambil agak emosi
Trenggono : iki lo...aku arep tekon , piro siji kates e? (ini lo, aku mau nanya , berapa satu pepaya nya ?)
Borlang : oh....aha nimmu ...dok jo sahali nai, asa hutallik ho ? ( apa kau bilang ? biar kubacok kau ) sambil emosi
Trenggono : Terkejut...lo...nopo to mbah...?
Borlang : Naso dibereng matam do, bereng ma...didok ho pir dope? ( nenek marah sambil menusukkan jari nya ke pepaya itu, ingin menunjukkan bahwa pepaya sudah masak.
Akhirnya orang jawa tersebut tidak jadi membeli pepaya itu, karena salah pengertian si nenek Borlang.
Nb : Pir dalam bahasa batak artinya Keras, belum matang
Subscribe to:
Posts (Atom)





























